Senin, 15 Juni 2009

keramik meledak (popping)


Setelah berjalan beberapa waktu,kadang kadang dijumpai keramik meledak (popping)

Penyebab keramik meledak:

1.lantai turun sehingga ada tekanan pada keramik,atau ada beban berlebih

2.proses susut dan muai

3.perekat(semen) tidak kuat untuk menahan tekanan keramik

Bagaimana cara mengatasinya?

Untuk kasus nomer satu(1),harus diselesaikan penyebab lantai turun lebih dahulu,karena keramik meledak hanya akibat dari penurunan.

2.untuk proses susut muai diatasi dengan memberi tempat yang cukup untuk proses susut dan muai,hal hal yang mempengaruhi antara lain:

a)ukuran dan kwalitas(spesifikasi) keramik

b)jarak nat

c)cuaca dan daerah pemasangan

d) kadar air(ada yang perlu direndam dahulu ada yang tidak perlu direndam)

3 untuk masalah perekat(semen),tergantung dari jenis perekat(lihat spesifikasinya),perbandingan campuran semen

Bagaimana memasangnya kembali..?

apakah semen di bawah keramik harus di bobok dulu ..?

kalau direkat kembali dengan semen(spesi),tentunya semen dibawah keramik harus dibobok kembali,kecuali apabila direkat dengan lem,atau bahan lain yang tidak memerlukan spesi yang tebal.

Supaya keramik tidak terangkat lagi, sebaiknya dibagian pinggir yang berhubungan dengan tembok diberi nat yang agak lebar sekitar ½ - 1 cm trus .

alternatif untuk nat keramik dari bahan semen,bisa juga dengan bahan karet(silikon) supaya lebih fleksibel terhadap pemuaian.

By:Ir Markus

1 komentar:

djokosantoso mengatakan...

Ada beberapa tips yang bisa dicoba utk menghindari keramik meledak:
1. Untuk lantai dasar, buatlah sumur dgn diameter 30 cm dgn kedalaman 40 cm, lalu diisi dg pasir.
2. Untuk lantai atas, tebarkan pasir sebelum memulai pemasangan keramik